Maros, Inspirasimakassar.id:

Salah sorang perangkat desa di Kabupaten Maros yang diduga terlibat dalam politik praktis. Dia secara terang terangan mendukung Kotak Kosong pada Pilkada di Kabupaten Maros.

Dugaan dukungan seperti tersebar dari vidio tersebut juga ditanggapi Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Maros, Gazali Hadis. Dia mengaku akan melakukan penelurusan terait benar tidaknya vidio yang diunggah belum lama ini.

Vidio yang beredar luas tersebut diduga adalah seorang kepala Dusun Banyo, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

“Saya kepala Dusun Banyo, mendukung kotak kosong, kotak kosong bos! Saya ini antek-anteknya Haji Hatta. Pembangunan, masyarakat butuh pembangunan, kesejahteraan bukan event atau konser, buat apa?” jelasnya seperti terlihat dari video yang diunggah.

Oknum tersebut bernama, Zainal. Dia yang secara terang-terangan menyuarakan dukungan pada kotak kosong jelang Pilkada 2024. Vidio Zainal tersbeut tersebar luas di grup grup WA.

 “Benar, terkait vidio tersebut telah kami tindak lanjuti. Tentunya, video tersebut menjadi bahan informasi awal, dugaan pelanggaran aparat dalam Pilkada. Jika itu benar adanya, maka tidak ada main main dalam hal ini. Kami akan melakukan tindakan tegas,” tegas Gazali Hadis.

Gazali Hadis pada Jumat,15 November 2024, menegaskan pihaknya segera memplenokan kasus tersebut. mengemukakan, pada dasarnya perangkat desa dilarang untuk ikut serta atau terlibat kampanye pada pemilihan kepala daerah. Untuk ketentuan sanksi akan diberikan langsung instansi terkait. (din)

BAGIKAN
Berita sebelumyaWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Maros
Berita berikutnyaPemuda Kanpacida Lembang Support Full Menangkan Paslon 02
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here