Site icon Inspirasi Makassar

LPPM ITB Kalla Workshop

Makassar, Inspirasimakassar.com:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mayarakat (LPPM) ITB Kalla mengadakan Workshop Series Metode Penelitian dengan topik “Pengenalan Analisis Bibliometric pada Riset Teknologi & Bisnis” dengan menghadirkan pemateri Dr. Abd. Razak Munir,S.E.,M.Si.,M.Mktg (Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin) dan Muh. Ikhsan Alif, S, S.E.,M.Sc (Dosen Bisnis Digital, Institut Teknologi Kalimantan), Kamis (23/12).

Kegiatan tersebut melibatkan 25 akademisi dan dosen praktisi ITB Kalla sebagai peserta. Sementara di Indonesia, metode analisis biblimoteric dengan pemanfaatan software PoP, Mandeley dan Vos Viewer pada penelitian bisnis dan teknologi masih jarang digunakan. Sedangkan di Makassar, kegiatan pelatihan terkait masih sulit diakses.

Analisis bibliometric merupakan sebuah metode kuantitatif untuk menganalisis data bibliografi yang ada di artikel/jurnal. Analisis ini biasanya digunakan untuk menyelidiki referensi artikel ilmiah yang dikutip dalam sebuah jurnal, pemetaan bidang ilmiah sebuah jurnal, dan untuk mengelompokkan artikel ilmiah yang sesuai dengan suatu bidang penelitian.

Sebelum peserta memperoleh materi pengenalan bibliometric, aplikasi dan visualisasi data, peserta terlebih dahulu memperoleh materi terkait menemukan gap penelitian. Peserta yang keseluruhan adalah dosen tersebut antusias menyimak mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dan belajar mensimulasikan keyword ide penelitiannya dalam aplikasi yang diberikan.

Andi Tenri Pada, S.E.,M.Sc selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITB Kalla sangat mengapresiasi antusiasme peserta.

“Workshop Metode Penelitian ini adalah seri kedua yang berfokus untuk mengenalkan tools dalam tradisi penelitian dan sangat potensial diaplikasikan melihat kajian keilmuan di ITB Kalla seperti kewirausahaan, manajemen retail dan bisnis digital masih dalam proses pengembangan literatur”. ungkapnya.

“Disiplin ilmu kami masih dalam pengembangan dan akan terus berkembang termasuk dalam metaanalisis ataupun metasistesis”, Lanjut Tenri, yang sekaligus dosen di Prodi Kewirausahaan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai dosen pemula yang baru bergabung di ITB Kalla, ternyata menemukan gap penelitian harus melalui berbagai rangkaian penelusuran literatur bahkan kalau perlu kita mencari dalam sebuah tools agar lebih efektif”, Ujar Yogi, dosen prodi Bisnis Digital.

Kegiatan workshop metode penelitian ini merupakan agenda LPPM ITB Kalla sebagai penutup tahun 2021. Sedianya, awal tahun 2022 nanti ITB Kalla kembali akan menggelar workshop khusus penulisan kasus bisnis yang akan diikuti baik dari dosen maupun praktisi dari perusahaan Kalla Group. (hadi)

Exit mobile version